Page 75 - KTSP SMA 10 PWR
P. 75
pembelajaran
f. Mencapai target seluruh siswa mem-
biasakan membaca.
g. Guru meningkatkan potensi siswa meng-
gunakan TIK dalam pembelajaran
2) Evaluasi Pencapaian Hasil
h. Siswa merumuskan resume materi yang
dibaca di perpustakaan.
i. Siswa membiasakan membaca sebelum
belajar dilaksanakan.
j. Lima % siswa yang menunjukan kompetensi
yang berkeunggulan, sehingga dapat
berkom-petisi dengan siswa dari sekolah
lain.
Instrumen evaluasi keterlaksanaan dan ketercapaian target program perlu
disiapkan sekolah, saat program disusun atau sebelum program dilaksanakan.
G. Pendidikan Kecakapan Hidup
1. Pengertian Pendidikan Kecakapan Hidup
Pendidikan kecakapan hidup (Life Skills) menurut Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,
adalah pendidikan yang memberikan kecakapan personal, kecakapan social,
kecakapan intelektual, dan kecakapan vokasional untuk bekerja atau usaha
mandiri. Kecakapan hidup dapat diartikan pula sebagai kecakapan yang harus
dimiliki seseorang untuk berani menghadapi problem hidup dan kehidupan
dengan wajar tanpa merasa tertekan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari
serta menemukan solusi sehingga mampu mengatasinya. Dengan kata lain
kecakapan hidup sangat diperlukan untuk berinteraksi dan beradaptasi dengan
orang lain, dan masyarakat atau lingkungan seperti ketrampilan mengambil
keputusan, ketrampilan memecahkan masalah, berpikir kritis, berpikir kreatif,
berkomunikasi yang efektif, membina hubungan antarpribadi, kesadaran diri,
berempati, mengatasi emosi, dan mengatasi stress.
Kecakapan hidup tidak semata-mata memiliki kemampuan tertentu saja
(vocational job), namun siswa harus memiliki kemampuan dasar pendukungnya
secara fungsional seperti membaca, menulis, menghitung, merumuskan dan
memecahkan masalah, mengelola sumber-sumber daya, bekerja dalam tim atau
73 | 170

