Page 125 - KTSP SMA 10 PWR
P. 125

b.  Dokumen  portofolio  disertakan  pada  waktu  penerimaan  rapor  kepada
                             orangtua/wali  peserta  didik,  sehingga  mengetahui  perkembangan  belajar

                             putera/puterinya.
                         c.  Orangtua/wali  peserta  didik  hendaknya  dapat  memberi  komentar/catatan

                             pada dokumen portofolio sebelum dikembalikan ke sekolah.

                         d.  Pendidik pada kelas berikutnya menggunakan portofolio sebagai informasi
                             awal peserta didik yang bersangkutan.

                        4)     Produk
                               Penilaian produk melibatkan keterampilan konkret yang meliputi penilaian

                        kemampuan  peserta  didik  membuat  suatu  produk,  misalnya  produk  teknologi,

                        dan/atau seni. Contoh, mengolah makanan sepert tempe, kue, asinan, baso, dan
                        nata de coco; pakaian, seperti, sarana kebersihan, contoh: sabun, pasta gigi, cairan

                        pembersih, dan sapu, teknologi seperti, adaptor ac/dc dan bel listrik; hasil karya
                        seni  seperti;  patung,  lukisan,  dan  gambar,  dan  barang-barang  terbuat  dari  kain,

                        kayu, keramik, plastik, atau logam.

                        Pengembangan  produk  meliputi  3  (tiga)  tahap  dan  setiap  tahap  perlu  dinilai.
                        Adapun tahap penilaian, meliputi :

                        b.   Tahap  persiapan,  meliputi  :  penilaian  kemampuan  peserta  didik  dalam
                             merencanakan, menggali, mengembangkan gagasan, dan mendesain produk.

                        c.   Tahap pembuatan produk  (proses),  meliputi:  penilaian  kemampuan peserta  didik
                             dalam menyeleksi dan menggunakan bahan, alat, dan teknik.

                        d.   Tahap  penilaian  produk  (appraisal),  meliputi:  penilaian  produk  yang  dihasilkan
                             peserta  didik  sesuai  kriteria  yang  ditetapkan,  misalnya  berdasarkan  tampilan,

                             fungsi, dan estetika.

                        Penilaian  produk  biasanya  menggunakan  cara  analitik  atau  holistik.  (1)  Cara

                        analitik, mendasarkan pada aspek-aspek produk dengan cara menilai semua tahap

                        proses  pengembangan  (tahap:  persiapan,  pembuatan  produk,  penilaian  produk).
                        (2)  Cara  holistik,  yaitu  menilai  keseluruhan  produk,  biasanya  dilakukan  hanya

                        pada tahap penilaian produk.

                             Mekanisme  atau  Pelaksanaan  penilaian  diawali  dengan  kegiatan  pendidik
                        melakukan analisis kompetensi pada aspek pengetahuan dan keterampilan yang

                        diturunkan  dari  Standar  Kompetensi  Lulusan  (SKL)  ke  dalam  Kompetensi  Inti
                        (KI)  dan  Kompetensi  Dasar  (KD)  kemudian  dirumuskan  menjadi  indikator.

                        pencapaian kompetensi (IPK) pada setiap mata pelajaran. IPK untuk KD pada KI-
                        3  dan  KI-4  dirumuskan  dalam  bentuk  perilaku  spesifik  yang  terukur  dan/atau

                        dapat diobservasi.


                                                                                           123 | 170
   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130