Page 56 - KTSP SMA 10 PWR
P. 56

Demikian juga laporan Delors untuk pendidikan abad XXI, sebagaimana
                        tercantum dalam buku Pembelajaran : “Harta karun di dalamnya”, menegaskan

                        bahwa pendidikan abad XXI bersandar pada lima tiang pembelajaran sejagat (five
                        pillars  of  learning),  yaitu  :  learning  to  know,  learning  to  do,  learning  to  live

                        together, dan learning to be serta learning to transform for oneself and society.

                               Selain  itu,  Undang-Undang  Nomor  20  Tahun  2003  tentang  Sistem
                        Pendidikan  Nasional  telah  menegaskan  bahwa  “Pendidikan  nasional  berfungsi

                        mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang
                        bermartabat  dalam  rangka  mencerdaskan  kehidupan  bangsa,  bertujuan  untuk

                        berkembangnya  potensi  peserta  didik  agar  menjadi  manusia  yang  beriman  dan

                        bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
                        kreatif,  mandiri,  dan  menjadi  warga  negara  yang  demokratis  serta  bertanggung

                        jawab”.


                           2) Lima Nilai Utama

                             Lima nilai utama karakter yang saling berkaitan membentuk jejaring nilai
                        yang perlu dikembangkan sebagai prioritas Gerakan PPK (Penguatan Pendidikan

                        Karakter).  Kelima  nilai  utama  karakter  bangsa  yang  dimaksud  adalah  sebagai
                        berikut:

                             a) Religius,  Nilai  karakter  religius  mencerminkan  keberimanan  terhadap
                                Tuhan yang Maha Esa, yang diwujudkan dalam perilaku melaksanakan

                                ajaran  agama  dan  kepercayaan  yang  dianut,  menghargai  perbedaan

                                agama,  menjunjung  tinggi  sikap  toleran  terhadap  pelaksanaan  ibadah
                                agama  dan  kepercayaan  lain,  hidup  rukun  dan  damai  dengan  pemeluk

                                agama  lain.  Nilai  karakter  religius  ini,  meliputi  tiga  dimensi  relasi
                                sekaligus,  yaitu  hubungan  individu  dengan  Tuhan,  individu  dengan

                                sesama, dan individu dengan alam semesta (lingkungan).

                             b) Nasionalis; Nilai karakter nasionalis merupakan cara berpikir, bersikap,
                                dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan

                                yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi,
                                dan politik bangsa, menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas

                                kepentingan  diri  dan  kelompoknya.  Sub-nilai  nasionalis  antara  lain

                                apresiasi budaya bangsa sendiri, menjaga kekayaan budaya bangsa, rela
                                berkorban,  unggul,  dan  berprestasi,  cinta  tanah  air,  menjaga


                                                                                             54 | 170
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61