Page 59 - KTSP SMA 10 PWR
P. 59

nilai-nilai  utama  karakter  yang  menjadi  prioritas  pengembangan  di
                                sekolah dalam sebuah sikap dan perilaku yang dapat diamati dan diukur

                                secara objektif; mengembangkan program-program penguatan nilai-nilai
                                karakter  bangsa  yang  mungkin  dilaksanakan  dan  dicapai  oleh  sekolah,

                                dan mengerahkan sumber daya yang dapat disediakan oleh sekolah serta

                                pemangku kepentingan pendidikan.


                           4) Struktur Kurikulum Penguatan Pendidikan Karakter
                             Struktur Kurikulum penumbuhan karakter dilaksanakan melalui tiga cara, yaitu

                           a.  Mengintegrasikan  pada  mata  pelajaran  yang  ada  di  dalam  struktur

                               kurikulum  dan  mata  pelajaran  Muatan  Lokal  (Mulok)  melalui  kegiatan
                               intrakurikuler  dan  kokurikuler.  Sebagai  kegiatan  intrakurikuler  dan

                               kokurikuler,  setiap  guru  menyusun  dokumen  perencanaan  pembelajaran
                               berupa Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai mata

                               pelajarannya  masing-masing.  Nilai-nilai  utama  penumbuhan  karakter

                               diintegrasikan ke dalam mata pelajaran sesuai dengan karakteristik mata
                               pelajaran  masing-masing.  Misalnya,  mata  pelajaran  IPA  untuk  SMP

                               mengintegrasikan nilai nasionalisme dengan mendukung konservasi energi
                               pada materi tentang energi.

                           b.  Mengimplementasikan  melalui  kegiatan  ekstrakurikuler  yang
                               ditetapkan oleh satuan pendidikan. Pada kegiatan ekstrakurikuler, satuan

                               pendidikan  melakukan  penguatan  kembali  nilai-nilai  karakter  melalui

                               berbagai kegiatan.
                           c.  Kegiatan  pembiasaan  melalui  budaya  sekolah  dibentuk  dalam  proses

                               kegiatan  rutin,  spontan,  pengkondisian,  dan  keteladanan  warga  sekolah.
                               Kegiatan- kegiatan dilakukan di luar jam pembelajaran untuk memperkuat

                               pembentukan karakter sesuai dengan situasi, kondisi, ketersediaan sarana

                               dan prasarana di setiap satuan pendidikan. Struktur pendukung lain yang
                               terdiri atas: (a). Ekosistem dan budaya sekolah; mewujudkan tata kelola

                               yang  sehat,  hubungan  antarwarga  sekolah  yang  harmonis  dan  saling
                               menghargai,  lingkungan  sekolah  yang  bersih,  ramah,  sehat,  aman,  dan

                               damai.  (b)  Pendidikan  keluarga  dan  masyarakat;  menjalin  keselarasan

                               antara pendidikan di sekolah, lingkungan keluarga, dan masyarakat.



                                                                                             57 | 170
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64