Page 57 - KTSP SMA 10 PWR
P. 57

lingkungan,taat  hukum,  disiplin,  menghormati  keragaman  budaya,
                                suku,dan agama.

                             c) Mandiri,  Nilai  karakter  mandiri  merupakan  sikap  dan  perilaku  tidak
                                bergantung pada orang lain dan mempergunakan segala tenaga, pikiran,

                                waktu  untuk  merealisasikan  harapan,  mimpi  dan  cita-cita.  Sub-nilai

                                mandiri antara lain etos kerja (kerja keras), tangguh tahan banting, daya
                                juang,  profesional,  kreatif,  keberanian,  dan  menjadi  pembelajar

                                sepanjang hayat.
                             d) Gotong Royong, Nilai karakter gotong royong mencerminkan tindakan

                                menghargai  semangat  kerjasama  dan  bahu  membahu  menyelesaikan

                                persoalan  bersama,  menjalin  komunikasi  dan  persahabatan,  memberi
                                bantuan/  pertolongan  pada  orang-orang  yang  membutuhkan.  Sub-nilai

                                gotong  royong  antara  lain  menghargai,  kerjasama,  inklusif,  komitmen
                                atas  keputusan  bersama,  musyawarah  mufakat,  tolong  menolong,

                                solidaritas,  empati,  anti  diskriminasi,  anti  kekerasan,  dan  sikap

                                kerelawanan.
                             e) Integritas,  Nilai  karakter  integritas  merupakan  nilai  yang  mendasari

                                perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang
                                yang  selalu  dapat  dipercaya  dalam  perkataan, tindakan,  dan  pekerjaan,

                                memiliki komitmen dan kesetiaan pada nilai.


                           3) Sembilan Prinsip Penguatan Pendidikan Karaker

                               Penguatan  pendidikan  karakter  di  sekolah  dapat  dilaksanakan  dengan
                           menerapkan sembilan prinsip sebagai berikut :

                             a) Nilai-nilai  Moral  Universal,  penumbuhan  karakter  berfokus  pada
                                penguatan  nilai-nilai  moral  universal  yang  prinsip-prinsipnya  dapat

                                didukung  oleh  segenap  individu  dari  berbagai  macam  latar  belakang

                                agama, keyakinan, kepercayaan, sosial, dan budaya.
                             b) Holistik  Gerakan  Penguatan         Pendidikan     Karakter,    upaya

                                penumbuhan gerakan dimaksud dilaksanakan secara holistik, dalam arti
                                pengembangan  fisik  (olah  raga),  intelektual  (olah  pikir),  estetika  (olah

                                rasa),  etika  dan  spiritual  (olah  hati)  dilakukan  secara  utuh-menyeluruh

                                dan  serentak,  baik  melalui  proses  pembelajaran  intrakurikuler,
                                kokurikuler,  dan  ekstrakurikuler,  berbasis  pada  pengembangan  budaya


                                                                                             55 | 170
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62