Page 62 - KTSP SMA 10 PWR
P. 62
d. Guru Sebagai Pembimbing dan Sumber Keteladanan
e. Isi Kurikulum Menjadi Sumber bagi Pembentukan Karakter
f. Metode Pembelajaran Dialog bukan Monolog
g. Mempergunakan Metode Pembelajaran melalui Kerjasama.
2. Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis (PPK) Budaya Sekolah
Desain Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya sekolah
dilaksanakan untuk membangun budaya sekolah yang mampu membentuk
karakter anak didik dengan bantuan pranata sosial sekolah agar nilai tertentu
terbentuk dan terbatinkan dalam diri siswa. Untuk menanamkan nilai kejujuran
tidak cukup hanya dengan memberikan pesan-pesan moral kepada anak
didik. Pesan moral ini disetujui dengan meminta kultur kejujuran melalui
pembuatan tata peraturan sekolah yang dikonfirmasi dan diproses terhadap
setiap ketidakjujuran
Mengembangkan pendidikan karakter berdasarkan kultur sekolah untuk
menciptakan lingkungan pendidikan yang dapat membantu setiap individu
dapat menemukan individualitasnya dan menghayati kebebasannya lebih
banyak. Budaya sekolah yang berjiwa pembentukan karakter membantu
individu bertumbuh dewasa dan sehat, penuh psikologis, moral, dan spiritual.
Kultur sekolah terbentuk dari berbagai macam norma, pola prilaku,
sikap, dan keyakinan-kepercayaan yang dimiliki oleh para anggota komunitas
sebuah lembaga pendidikan. Kultur sekolah atau budaya sekolah itu sangat
penting alasannya nilai-nilai budaya itu dibuat dasar dalam pemberian makna
terhadap konsep dan makna dalam komunikasi antar anggota masyarakat itu.
Dalam konteks pendidikan, budaya sekolah merupakan suatu pola
perilaku dan cara bertindak yang telah dibentuk secara otomatis menjadi
bagian yang hidup dalam suatu komunitas pendidikan. Dasar pola kebijakan
dan cara bertindak itu adalah norma sosial, peraturan sekolah, dan kebijakan
pendidikan di tingkat lokal. Kultur sekolah dapat mengeluarkan seperti
kurikulum tersembunyi, yang lebih efektif dari pola dan cara berpikir seluruh
anggota komunitas sekolah.
Budaya sekolah berjiwa pendidikan karakter membentuk kompilasi
dalam sebuah program, setiap individu dapat bekerja sama satu sama lain
menjalankan misi dan visi sekolah melalui berbagai macam kegiatan yang
60 | 170

