Page 63 - KTSP SMA 10 PWR
P. 63
menyusun basis untuk pertumbuhan kultur sekolah yang sehat dan
dewasa. Program-program itu perlu diperbaiki, dirancang, dan dievaluasi
secara terus menerus.
Program Budaya Sekolah di SMA Negeri 10 Purworejo terdiri atas.
1) Program Budaya Memungut Sampah Lima Menit/ Budaya
Kebersamaan (Kebersihan Bersama Selama Lima Menit)
Program Budaya Kebersihan Bersama Lima Menit) adalah salah
satu program Adiwiyata yang terkandung dalam Kementrian Negara
Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan
kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.
Program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan
sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak
lingkungan yang negatif. Tujuan program Budaya Pungut Sampah Lima
Menit adalah menciptakan kondisi yang baik sekolah untuk menjadi
tempat pembelajaran penyadaran warga sekolah, sehingga kemudian hari
warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya-upaya
penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan utama program Budaya Pungut Sampah Lima Menit adalah
mewujudkan kelembagaan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan
bagi sekolah.
Program Budaya Sampah Lima Menit dilaksanakan setiap hari
sebelum peserta didik memasuki kelas. Selain itu kegiatan Kebersamaan
juga dilaksanakan sebelum olahraga, upacara, maupun hal lain. Budaya
pungut sampah lima menit, juga dijadikan konsekuensi untuk peserta didik
yang terlambat masuk ke sekolah. Adapun sampah-sampah yang
dikumpulkan adalah sampah organik dan anorganik, yang terjatuh di
lingkungan sekolah.
2) Program Gerakan Sehari Sodaqah Seribu
Memberi atau Sodaqah merupakan sesuatu yang diberikan oleh
seseorang kepada orang lain secara spontan dan sukarela tanpa dibatasi
oleh waktu dan jumlah tertentu. Program Sehari Sodaqoh Seribu
merupakan program budaya sekolah untuk mengajarkan para siswa
memiliki kepedulian kepada orang lain yang lebih membutuhkan di sekitar
61 | 170

