Page 65 - KTSP SMA 10 PWR
P. 65
memegang peranan dalam aktivitas sosial kemasyarakatan. Begitu juga
dengan musholah SMA Negeri 10 Purworejo yang merupakan tempat
aktivitas warga sekolah, kebersihan sangatlah penting untuk selalu dijaga
untuk bias meningkatkan kenyamanan dalam beribadah.
5) Program Piket Taman Merawat Sekolah
Program Piket Taman Merawat Sekolah (Pita Merah) merupakan
salah satu program Adiwiyata yang terkandung dalam Kementrian Negara
Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan
kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.
Program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan
sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak
lingkungan yang negatif. Tujuan Program Piket Taman Merawat Sekolah
(Pita Merah) adalah menciptakan kondisi yang baik sekolah untuk menjadi
tempat pembelajaran penyadaran warga sekolah, sehingga kemudian hari
warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya-upaya
penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan utama Program Piket Taman Merawat Sekolah (Pita Merah)
adalah mewujudkan kelembagaan sekolah yang peduli dan berbudaya
lingkungan bagi sekolah
Gerakan Mushola Bersih Untuk Semuanya (Gembus) merupakan
program yang bermuara pada piket kebersihan mushola. Kebersihan ini
dilakukan secara klasikal, yang masing-masing kelas sudah mendapatkan
jadwal sendiri-sendiri. Setiap hari kebersihan mushola dibagi ke dalam
empat shift, yang mengacu pada waktu penggunaan mushola. Adapun
kebersihan mushola ini meliputi beberapa sisi: tempat wudlu, lantai teras
masjid, karpet, kerapian penataan barang-barang, dan keharuman ruangan.
Dengan adanya piket kebersihan mushola ini diharapkan, mushola selalu
dalam keadaan bersih, rapi, dan siap pakai. Adapun penanggungjawab
petugas piket diserahkan kepada wali kelas.
6) Program Satu Anak Satu Pohon Satwa Tupon
Program Satu Anak Satu Pohon (Satwa Tupon) adalah salah satu
program Adiwiyata yang terkandung dalam Kementrian Negara
Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan
63 | 170

